-peluru pagi-

 

 
lenggang tertutup awan seroja
pendar surgawi di atap pelangi
rinai kehidupan berjalan pelan
menuntun letih membakar mimpi.

sesak pagi, berhentilah duka
genggam harmoni, gejolak bebas.

beranjak dengan tanya
inikah pesan cahaya?

benalu bergumul dengan peluh
cerita pagi ini seperti peluru
hentak, kucari dinding berlari
kancing takdir, terus menghimpit.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: